• 7

    Feb

    Tidak Ada yang Spesial dari Novel Anak Sejuta Bintang

    Beberapa minggu ini timeline di twitterland saya membicarakan sebuah novel yang digadang-gadang menginspirasi banyak orang. Kicauan-kicauan yang beredar berasal dari orang-orang yang memiliki kreadibilitas yang baik di dunia tulis menulis. Saya makin penasaran dan tertarik. Lalu seperti biasa setiap akhir pekan saya bertandang ke toko buku, berniat membeli Novel Anak Sejuta Bintang. Cover Anak Sejuta Bintang Sampailah saya di toko buku di Botani Square, saya langsung bergegas masuk dan mulai menyusuri rak-rak mencari novel tersebut. Beberapa teman yang saya tanya terkait novel tersebut bilang jika penulis novel tersebut adalah Akmal Nasery Basral dan Khrisna Pabichara sebagai penyunting naskah. Nama yang disebut terakhir adalah orang hebat yang saya kenal. Dua orang hebat membuat sebua
  • 23

    Aug

    Dilematis Sebuah Kalimat!

    Biar kita orang b***t yang penting bermanfaat bagi bangsa ini Ucapan itu kudengar tak sengaja saat aku melewati segerombolan pemuda. Kalimat yang menurutku cukup kontroversi itu pelan-pelan kupikirkan. Orang yang tak baik dapat bermanfaat untu bangsa?? Bagaimana caranya? Menjadi sangat mulia, ketika seseorang berkeinginan untuk bermanfaat. Apalagi bermanfaat untuk bangsa ini. Namun alangkah sayang jika kebermanfaatan itu harus diiukir dari sebuah ketidakbaikan. Mungkin saja orang yang tidak baik itu dapat bermanfaat namun saya tak yakin hasilnya akan baik. Sesuatu yang bermanfaat tentunya bermula dari hal yang bermanfaat dan baik. Contoh kecil, seorang guru akan menjadi sangat bermanfaat untuk murid-muridnya ketika guru tersebut menjadi orang yang baik. Walaupun ada sisi antago
  • 16

    Aug

    Indonesiaku.... Selamat Ulang Tahun Untukmu!

    Indonesiaku, menginjak sudah 65 tahun negeri tercinta ini. Usia yang tak lagi muda, usia matang yang seharusnya terus bebenah. Namun entah mengapa, semakin lama kau semakin tak karuan saja. Macet di mana-mana, petinggi yang tak lagi bijaksana dan keadilan yang jauh dari merata. Jika banyak yang bilang negeri ini kaya. Benar itu sangat benar! Jika banyak yang bilang negeri ini kaya budaya, benar sekali kita berlimpah akan budaya. Namun sayang, kita terlalu larut dalam puja-puja. Hingga Amerika bahkan Malaysia menusuk dada kita perlahan-lahan. Namun Indonesia, dirimu tetap saja tak bergeming. Terus saja larut! Bahkan beberapa kita tak peduli. Lupakan Pancasila! Enyahkan Bhinneka Tunggal Ika! Yang penting siapa yang berkuasa itu yang meraup kaya sebanyak-banyaknya. Sedangkan rakyat jelat
  • 26

    Sep

    Orang Kaya Baru

    Cemilan di kamar habis. Itu pertanda aku harus membelinya. Seusai membereskan kamar ku . Aku bergegas menuju ke toko cemilan. Plzzep! Sudah kebayang di otakku, keripik-keripik yang akan dibeli. Ada keripuk setan (ini keripik pedasnya bukan main, makanya dinamakan keripik setan), ada stik kentang, kemplang dan cemilan-cemilan yang lain. Yang penting gak berMSG, halal, terus gak bikin gemuk! Wkkkwkkkkk kalo yang terakhir gak menjamin deh! Setelah 10 menit membakar kalori, aku sampai juga di tempat pembelian! Sepi! Cuma aku sendiri pembelinya! Aku melemparkan senyum ke ibu penjual (hebat ya senyum bisa dilempar). Ibu penjual menangkap senyumku dengan membalas senyum lagi! Lempar-lemparan dong! Mulailah penginvestigasian dimulai. Stik kentang seperempat kilo terus. Seorang ibu datang. Agak
  • 31

    Jul

    Wanita Itu Datang Tanpa Ekspresi

    Wanita itu datang! Seperti biasa, membawa dua anaknya! Kami *para guru* menyambutnya dengan senyuman luar biasa. Maksudnya senyuman lebar yang menggetarkan. Namun saat itu aku sendiri, karena beberapa guru belum datang. Masih dengan senyum yang menggetarkan yang kucoba tebarkan! Wanita itu datang Masih dengan dua anaknya. Aku memberi salam seraya tersenyum. Anaknya pun menyalamiku. Wanita itu Dia diam, tanpa ekspresi tersenyum. Membuat hatiku berdegup aneh! Wanita itu berlalu! Aku masih terperanjat. Apa salahku ya? Pikiranku terpotong! Karena anak-anak berdatangan. Beberapa guru sudah ikut mendampingiku dalam menyembut. Aku ke kelasku. Mendamping anak-anakku yang sebagian sudah datang. Pagi begini mereka melakukan kegiatan pagi. Ada beberapa kegiatan yang harus didampingi. Aku mel
- Next

Author

Follow Me