• 2

    Sep

    Kopdar dan Menghemat Listrik yang Asyiik!

    Cerita saat mudik lebaran kemarin tak kunjung habis. Salah satu yang menggelitik adalah tentang listrik. Ibuku beberapa kali mengeluh pengeluaran listrik di rumah berada di atas rata-rata. Saya mengamati, apakah gerangan yang terjadi sehingga uang untuk membayar jasa listrik begitu membengkak. Ternyata, salah satu yang sering terjadi adalah lampu yang menyala dan tak dimatikan. Sering saya lihat lampu kamar mandi menyala padahal sudah tidak digunakan. Lampu di ruang makan pun begitu masih terang benderang padahal kami semua sedang berada di ruang keluarga. Terlihat sepele memang, namun tanpa disadari watt yang digunakan meningkat sehingga pengeluaran terus meningkat. Tak hanya lampu, penggunaan charger dalam mengisi baterai telepon genggam pun belum terlihat disiplin. Pengisian baterai d
  • 1

    Sep

    Memilih Acara Televisi untuk Anak

    Dari kesukaan saya itu, banyak hal yang berpengaruh hingga dewasa salah satunya saya suka bernyanyi dan utak-atik lagu untuk diajarkan ke anak-anak. Energi para pembawa acara kuis maupun berita merasuki saya hingga lancar berbicara di depan umum. Sedikit cerita di atas, menjadi pembuka tulisan saya tentang televisi dan acaranya. Menjamurnya channel-channel televisi membuat acara televisi makin beragam. Namun bebeda dengan jaman saya saat kecil, acara televisi sekarang menjadi komoditi industrial. Mendidik atau tidak, ketika sebuah acara merajai puncak rating, maka acara tersebut akan membombardir penonton. Sebagai orang tua sudah seharusnya lebih peduli. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam memilih acara televisi yang aman untuk anak-anak. Mencari informasi mana acara televisi yan
  • 27

    Aug

    Masalah dan Ilmu Statistika

    Masalah yang dihadapi terkadang membuat kita enggan menghadapi. Hal ini acapkali membuat kita berlarut dalam pekat perkara tak berkesudahan. Beberapa kali menghadapi masalah, saya kadang menghindar atau membiarkannya padahal itu jelas-jelas tak baik. Dulu, saya sempat bertanya pada salah satu dosen terkait ilmu statistik yang diajarkannya. Pertanyaan saya bukan tentang ilmu statistik atau rumus-rumusannya, melainkan apa pentingnya mempelajari ilmu statistik secara mendalam. Menurut saya, statistik tak akan banyak saya gunakan untuk pekerjaan saya nantinya. Saya mendapatkan sebuah jawaban. Memang, statistik bagi kalian tak akan banyak digunakan di dunia kerja mengingat jurusan kalian lebih ke budidaya pertanian. Namun, ilmu statistik melatih pola pikir kalian nanti dalam memecahkan masalah
  • 9

    Jul

    Aku Merindu!

    Saat rindu itu menyergapku! Biarlah sesaat aku tersiksa. Masa lalu itu indah dan aku tak ingin menguburnya begitu saja! Aku merindunya. Dulu.. Jika di jaman sekolah temanku banyak yang membolos. Aku tak demikian. Aku lebih memilih perpustakaan untuk membaca. Jika dahulu banyak teman yang nongkrong hingga larut malam. Aku lebih memilih diam di rumah. Jika tak membaca aku membaca cerita dari televisi dan tanaman. Saat aku memilih SMK pertanian banyak yang menyayangkan. Aku sadar meskipun berkali-kali orang tuaku menanyakan. Karena jika ditilik kemampuanku saat itu untuk masuk SMU favorit tak perlulah diragukan. Namun aku tetap pada pendirianku! Sehingga ketika teman-teman lain bersenda gurau di perempatan jalan. Aku memilih untuk berjibaku pada tanaman-tanaman yang aku tanam di polibag
  • 20

    Aug

    Susahnya Minta Maaf!

    Kamis Siang Panas terik matahari tak kuhiraukan. Aku terus berjalan menyusuri trotoar untuk kemudian menunggu angkot yang sesuai. Beberapa angkot berhenti menawari. Kusambut dengan gelengan kepala. Tak ada kriteria angkot yang sesuai standarku. Huaa. Satu angkot lewat, karena di bagian depan tempat duduk kosong. Aku segera menaiki angkot tersebut. Kepala kusandarkan lalu kuambil Novel Muhammad karya Tasaro yang belum selesai kubaca. Di beberapa persimpangan angkot terkadang berhenti. Biasa, angkutan umum yang mencari penumpang. Saat angkot mulai berjalan di tengan jalan. Seorang pejalan kaki menyeberang. Angkot pun berjalan perlahan dan anehnya si pejalan kaki juga berjalan melambat. Hampir saja si pejalan kaki tertabrak. Angkot berhenti, si pejalan kaki memandang supir tanda protes. Kala

Author

Follow Me