• 17

    Aug

    Mengajarkan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini

    Ada yang menggelitik saya ketika menonton sebuah iklan terkait dengan kemerdekaan dan nasionalisme. Di iklan tersebut, seorang guru meminta murid-muridnya untuk menggunakan pakaian yang melambangkan jiwa nasionalisme. Atas saran ibunya, seorang murid laki-laki ingin menggunakan pakaian garuda, yakni pakaian yang melambangkan kebhinekaan serta tanggal di mana Indonesia merdeka. Maka, dengan susah payah anak laki-laki itu menggunting kain untuk bulu berjumlah sesuai dengan tanggal kemerdekaan. Leher yang berjumlah 45 buah, sayap yang berjumlah 17 dan ekor yang berjumlah delapan. Karena bekerja sendiri (dan sang ibu hanya melihat anaknya sesekali), pakain garuda tersebut tak terselesaikan dan menyisakan tangis di keesokan harinya. Saat sang guru menanyakan apa yang terjadi, sang murid laki
  • 10

    Nov

    Para Pahlawan Itu Kini Sedang Berlaga

    Konon pahlawan itu identik dengan mengangkat senjata dan berperang. Bagi anak-anak pahlawan itu lebih dikenal dengan tokoh-tokoh kartun yang kebanyakan buatan Amerika. Pahlawan itu identik dengan badan kuat, pintar dan bertenaga. Hingga pesawat dapat diangkat dengan satu tangan saja. Jaman telah berubah, pahlawan bukan lagi orang yang identik dengan hal demikian. Pahlawan jaman sekarang adalah orang yang memberikan sumbangsih dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing. Seorang musisi dapat menjadi pahlawan ketika lagu yang dibuat dapat menginspirasi banyak orang. Sineas film dapat menjadi pahlawan ketika film yang dibuat dapat membuat orang melakukan hal-hal yang positif. Peneliti, dosen, dokter, guru, tukang sampah, blogger dan profesi lainnya dapat menjadi pahlawan ketika memberikan d
  • 3

    Aug

    Top 5: Penyanyi Muda yang Menyanyikan Lagu Ciptaan Sendiri

    Menurut salah satu musisi terkemuka di Indonesia, di masa depan seorang penyanyi tidak hanya dituntut pandai menyanyi saja. Akan tetapi sang penyanyi harus pandai menciptakan lagu sendiri dan memproduseri albumnya. Wuih!!! 1. Sherina Dari 11 lagu di album Gemini, Sherina menciptakan 10 lagu, sedangkan satu lagu adalah lagu ayahnya yang diaransemen ulang. Terbukti Sherina mampu menunjukkan kepiawaiannya dalam bernyanyi dan tentu saja menciptakan lagu. Di album Gemini ini, Sherina telah mengeluarkan 3 singel yakni Cinta Pertama dan Terakhir, Geregetan dan Pergilah Kau. Sedangkan singel Jalan Cinta dan Kubahagia telah ada sebelumnya sebagai OST Film Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi. Lelaki berkacamata ini memulai karir sebagai penyanyi jalanan di Jerman. Di kancah internas
  • 22

    Mar

    Antara Ujian Nasional, Kasus Bunuh Diri, Musik, Film dan Media

    Beberapa hari yang lalu aku sempat membaca status teman SMPku di Facebook, Kenapa anak jaman sekarang baru mau UN saja sudah mau pada bunuh diri. Belum nanti kuliah. Belum nanti masuk ke dunia kerja. Aku tertawa! Status temanku itu ada benarnya meski tak sepenuhnya. Anak-anak terlalu depresi dalam menghadapi ujian yang dibuat oleh manusia. Gimana jika ujian yang diberikan oleh Sang Pencipta? Terus terang sebagai seorang guru aku sangat tidak setuju dengan Ujian Nasional sekarang ini. Tak sepatutnya sekolah selama 3 tahun ditentukan kelulusannya selama 5 hari. Belum lagi ada angka standar yang membebani anak cerdas sekalipun yang jika 6 pelajaran diujikan, sang anak cerdas mampu menghasilkan nilai 100 untuk 5 pelajaran. Sedangkan 1 pelajaran ia menghasilkan nilai di bawah standar. Sang
  • 30

    Jan

    Anak-anak pun Belajar Dari Kesalahan Untuk Berekspresi dan Mandiri

    1st Di kelas ada 24 anak-anakku memiliki karakter yang berbeda-beda. Jika freeplay tiba-tiba, anak-anak yang cenderung kinestetik akan bermain di luar. Sebagian lagi memilih di kelas mengambil buku di perpustakaan kelas dan membaca. Sebagian lagi pergi ke perpustakaan sekolah. Sebagian anak-anak bermain kumbang atau mencari belalang! Di saat bermain, sebagai guru kadang aku ikut nimbrung. Niatnya tak hanya bersenang-senang dengan anak, namun turut mengawasi juga. Apalagi jika anak-anak bermain di area panjat-memanjat. Rasa khawatir ada namun biarkan anak-anak belajar melakukan. Biarkan mereka berekspresi tanpa ada kata Jangan atau Awass!. Biarkan mereka melakukan dengan bebas. Terjatuh dari tangga atau terpeleset adalah hal yang beberapa kali terjadi. Sebagai guru tindakan selanjutnya a
- Next

Author

Follow Me