Senja…

Posted by Erfano Nalakiano on Apr 24, 2012 in Poesia-Puisi |

Senja

Senja

Senja.

Aku menemuimu tergesa-gesa

Sungkan kucoba tatap matamu

Ada luka ada duka ada kalut

Tak kau sendiri semesta pun turut

Berairmata.

Senja.

Barangkali ini terlalu terburu-buru

Tak ada prasangka pun tak ada yang menyangka

Jika sang matahari berlalu

Meninggalkan hening dan selaksa rasa

Senja..

Mereka meragukan dayamu

Mereka menganggap kau tak dapat tegap berdiri setelah matahari berlalu

Kutatap matamu

Dulu

Saat kau tak sesenja ini kau adalah api yang menyala-nyala di hati kami

Kau yang tak hanya mendidik kami

Kau juga mencari energi yang menghidupi raga kami

Bahkan saat matahari terbenam sesaat

Kau mengantikannya tanpa penat

Senja.

Bagiku, perjuanganmu dalam menerjang hidup tak kalah

Tak kalah dari Kartini, Cut Nyak Dien, Dewi Sartika

Kau mampu.

Melebihi yang mereka tahu

Senja

Ketika matahari itu benar-benar tak nampak lagi

Tunjukkan semangat itu seperti semula

Tunjukkan kuatmu seperti baja

Tunjukkan, bahwa kau bukan senja lemah yang mereka pikirkan

Kau senja yang telah bermetamorphosis menjadi matahari.


*Untuk ibuku. Menjelang 100 hari wafatnya ayah! Bagiku kau tak sekedar Kartini namun senja dengan matahari yang menyala di hati kami J


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

Tags:

11 Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Copyright © 2013 Seru Jadi Guru All rights reserved.
Desk Mess Mirrored v1.5.1 theme from BuyNowShop.com.