Bertanam Organik Yuuk!

20 Aug 2013

Sudah dari dulu, nenek moyang kita telah melakukan pola hidup sehat. Rata-rata makanan yang dimasak adalah makanan yang dikukus atau dipanggang. Selain itu, makanan tersedia di alam, baik yang ditanam di halaman rumah dan kebun atau sawah. Rata-rata tanaman yang dibudidayakan secara organik.

Tanaman Organik?

Kadang kita terlalu rumit dalam mengartikan makna organik. Padahal pengertian tanaman organik itu sederhana. Tanaman dikatakan organik tatkala budidaya (dimulai dari awal menanam hingga panen) tak bersentuhan dengan zat kimia buatan seperti pupuk dan pestisida. Jadi, tanaman organik itu tidak perlu dipupuk dengan pupuk buatan seperti Urea, TSP dan KCl namun lebih memilih pupuk yang berasal dari kotoran hewan (pupuk kandang).

Tanaman organik juga tidak perlu disemprot dengan pestisida kimia untuk memberantas hama seperti ulat dan belalang. Biasanya ada ramuan khusus dari beberapa daun tanaman yang dapat digunakan. Atau jika luas lahan kita tidak besar, kita dapat memberantas hama-hama tersebut satu persatu.

Gimana cara menanam?

Menanam tanaman sebenarnya sangat mudah, apabila memiliki lahan sisa kita dapat menggemburkan tanahnya terlebih dahulu. Setelah itu, tanah yang sudah gembur tersebut dicampur dengan pupuk kandang atau pupuk kompos. Jika kalian tidak memiliki luas lahan cukup, bisa menggunakan pot yang bisa dibeli atau pot yang berasal dari bekas ember, bekas wadah cat, atau botol-botol yang berukuran besar.

Setelah tanah siap, kalian bisa mulai menanam. Belilah benih di toko pertanian, kamu bisa membeli benih (biji) tanaman sayur-sayuran yang umurnya singkat sehingga cepat dipanen. Kalau tanaman buah memerlukan tempat yang cukup luas karena rata-rata berjenis pepohonan. Tanaman buah seperti melon dan semangka juga memerlukan lahan yang lumayan luas karena merambat, sehingga tanaman yang memungkinkan adalah sayuran. Tanaman sayur seperti kangkung, sawi/cetsin, bayam, cabai, tomat, terung bisa jadi pilihan.

Buah cabai yang mulai ranum

Buah cabai yang mulai ranum

Ada perbedaan dalam menanam beberapa sayuran, tanaman seperti kangkung dan bayam dapat langsung ditanam, sedangkan tanaman seperti cabai, tomat, terung dan sawi/ceitsin perlu disemai dulu. Jika sudah tumbuh sekitar dua hingga empat minggu baru dapat dipindah ke lahan atau pot.

Setelah tanaman tumbuh, rajin-rajinlah untuk mencabut gulma (rumput) yang ada di sekitarnya. Jangan lupa gemburkan tanah dalam periode tertentu. Tujuannya, tanah yang gembur memudahkan akar tanaman untuk menyerap air dan mineral serta memudahkan untuk berkembang.

Biasanya, tanaman akan didatangi ulat atau belalang sebagai hama pemakan. Cara memberantasnya, kita bisa membunuhnya (jika tega), jika tidak kita bisa memindahkan atau membuangnya. Jika takut terhadap binatang-binatang tersebut, panggil saudaramu untuk menangkap dan membuangnya.

Biasanya tanaman kangkung dan bayam dapat kalian panen 40 hari setelah bijinya ditanam, begitu pun dengan tanaman sawi/ceitsin. Untuk tanaman cabai, tomat dan terung biasanya dua bulan setelah tanam mulai berbuah. Bedanya dengan kangkung, cabai dan terung bisa bertahan setengah hingga satu tahun dan selama periode itu mereka akan rajin berbuah.

Terung yang berbuah disekitarnya ada cetsin dan cabai

Terung yang berbuah disekitarnya ada cetsin dan cabai

Kenapa Harus Bertanam Organik?

Di era modern seperti ini, banyak dari kita yang tak mau ambil pusing. Apalagi jika memiliki kesibukan yang bejibun. Boro-boro mau menanam, waktu sudah tersita habis untuk bekerja.

Bertanam organik dapat memberikan persediaan makanan sehat untuk kita, dapat menghemat pengeluaran tentunya. Jika tak ada waktu, bertanam organik dapat dilakukan saat liburan di hari Sabtu dan Minggu. Selain menyegarkan pikiran, bertanam juga membuat badan kita bergerak.

Bertanam organik juga membuat kita makin mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan. Sekalian juga, kita merawat bumi dan menjaganya. Dan itu sudah menjadi warisan nenek moyang kita. Jadi, sudah siap untuk bertanam organik? Mari kita lakukan.

NB

Jika bingung dalam menanam tanaman tertentu, kita dapat cari di mesin pencarian atau mengikuti beberapa akun/komunitas yang berhubungan dengan bercocok tanam.


TAGS 30 Hari Nonstop Ngeblog


-

Author

Follow Me