Tidak Ada yang Spesial dari Novel Anak Sejuta Bintang

Posted by Erfano Nalakiano on Feb 7, 2012 in Sengketa hati |

Beberapa minggu ini timeline di twitterland saya membicarakan sebuah novel yang digadang-gadang menginspirasi banyak orang. Kicauan-kicauan yang beredar berasal dari orang-orang yang memiliki kreadibilitas yang baik di dunia tulis menulis. Saya makin penasaran dan tertarik. Lalu seperti biasa setiap akhir pekan saya bertandang ke toko buku, berniat membeli Novel Anak Sejuta Bintang.

Cover Anak Sejuta Bintang

Cover Anak Sejuta Bintang

Sampailah saya di toko buku di Botani Square, saya langsung bergegas masuk dan mulai menyusuri rak-rak mencari novel tersebut. Beberapa teman yang saya tanya terkait novel tersebut bilang jika penulis novel tersebut adalah Akmal Nasery Basral dan Khrisna Pabichara sebagai penyunting naskah. Nama yang disebut terakhir adalah orang hebat yang saya kenal. Dua orang hebat membuat sebuah novel, pasti “sesuatu”.

Di sebuah rak dengan tulisan “buku baru” saya akhirnya menemukan novel tersebut. Cover yang cantik dengan seorang anak bersama ibunya membuat saya makin penasaran. Namun penasaran itu mulai sirna tatkala membaca beberapa pakar memuj novel ini. Penasaran itu makin meredup ketika sebuah nama tertera begitu manis di novel tersebut, Aburizal Bakrie.

Meski enggan namun saya tetap membaca novel itu perlahan-lahan. Lima belas menit membaca saya tidak merasakan soul novel, lima belas menit berikutnya saya tidak merasakan ada yang spesial dari cerita di novel ini. Dari puluhan novel atau buku yang saya baca biasanya saya langsung menemukan chemestry, namun membaca novel ini tidak sama sekali.

Saya masih membaca, setidaknya lima belas menit lagi. Namun masih sulit menghadirkan hati. Hati kecil saya menolak meneruskan. Bayang-bayang lumpur Lapindo di Sidoarjo yang merendam belasan desa terngiang-ngiang. Apalagi tiga bulan lalu saya sempat menyaksikan langsung dan sempat merasakan menjadi “pengungsi” di Sidoarjo.

Entah di bab berapa saya menghentikan membaca novel ini. Jujur benar-benar tidak ada yang spesial, cerita di novel tak banyak memberi inspirasi. Tak seperti komentar-komentar yang diberikan para ahli yang terlalu berlebihan memuji. Yang mungkin diapresiasi hanya tulisan dan tata bahasa yang apik.

Untungnya di toko buku itu diperbolehkan membaca buku sampel. Jadi ketika tahu buku tersebut tak terlalu spesial, saya memutuskan tidak membeli. Apalagi dengan harga Rp.63.000,00 rasanya banyak buku yang lebih bagus dan menginspirasi yang bisa saya dapatkan dengan harga tersebut.

Rasanya gembar-gembor novel Anak Sejuta Bintang di twitter bahkan sempat disiarkan secara live di salah stasiun televisi terlalu berlebihan. Masih banyak buku novel yang lebih bagus dan menginspirasi. Jika kaitannya dengan perjuangan seorang ayah novel 9 Summer 10 Autumn (Iwan Setyawan) dan novel Negeri 3 Warna (A. Fuadi) jauh lebih layak dimiliki, karena novel ini tak hanya apik di tulisan dan tata bahasa namun ceritanya yang menggugah dan menginspirasi.

Novel Anak Sejuta Bintang itu seperti sebuah film, dari sinematografi dan penggarapan apik. Namun tidak menjadi begitu spesial karena ceritanya terlalu biasa untuk diangkat. Apalagi ada “kepentingan” terselubung dengan kehadiran novel ini. Mungkin selain dibuat novel, sang penguasa itu akan membuat versi filmnya…. “?”

Rhenald Kasali Wirausaha Muda Mandiri

Buku ini jauh lebih menginspirasi…

Malam makin beranjak, toko buku akan tutup! Novel Anak Sejuta Bintang sudah aku tinggalkan. Saat menuju pintu keluar saya melihat sebuah buku yang tak asing, Wirausaha Muda Mandiri part 2 Rhenald Kasali. Langsung kuambil dan kubaca sekilas, karena chemistry itu langsung hadir. Tanpa berpikir panjang saya langsung ke kasir membeli buku tersebut yang harganya lebih mahal Rp. 7.000,00 dari Novel Anak Sejuta Bintang.


1 teman anda menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

Tags: , ,

39 Comments

  • melly says:

    Jujur yah..dari membaca judulnya aja aku gak pengen baca :D
    jadi ini toh…novel yg rame bgt di twitter itu..hehe

    eh..eh aku udah lama bgt nih gak komen di blog pak guru ini..hhe
    dah berapa taun ya? :D

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    iya gak ada yang spesial mending baca buku lain yang gak ada kepentingan ya Mel… wah kayaknya nyindir aku gak pernah komentar di blogmu he..he…. :D

    [Reply]

  • kertaswarna says:

    Saya tak tertarik malah buat beli novel anak sejuta bintang itu :)
    dan buku yg pak guru pegang itu rasanya boleh tuh untuk dimiliki.

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    betul lebih memikat dan menginspirasi Buka Wirausaha Muda mandiri…kisah 24 pengusaha muda yang memulai dari kerja keras dan kejujuran….

    [Reply]

  • Adi Nugroho says:

    wah, jadi nggak kepengen beli nih pak guru..

    Wah sudah berapa abad saya nggak kemari ya?

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    he..he…. beli yang Wirausaha Muda Mandiri kan??? Itu lebih baik…..

    [Reply]

  • jay boana says:

    boleh saya pinjam om :P

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    baca gratisan aja di toko buku, boleh kok…. kalau yang Wirausaha Muda Mandiri boleh2…

    [Reply]

  • mt says:

    bagaimana jika dibandingkan dg Buku Bang Namun dan Mpok Geboy?
    :))

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    Buku bang Namun dan Mpok geboy itu lebih membumi dan tidak berjarak, ditulis juga oleh penulis yang membumi. Layak untuk dimiliki he..he.. :D *gak mahal juga….

    [Reply]

  • wongkamfung says:

    Justru tulisan ini yang menginspirasi, bukan yang dibahas! Mudah-mudah blogdetik tergerak hatinya dan menjadikan tulisan ini HL… kalau perlu selama setahun hahahaha…. Dan, semoga pak guru menmbuat tulisan lagi yang mengulas novel ini dari kacamata pendidikan. Memang ASB bisa dijadikan acuan mendidik anak seperti yang digembor-gemborkan? Novel kok ngajarin anak nyuap seperti yg tertulis di halaman 346.

    “Buat ongkos, Om,” bisiknya sambil memasukkan amplop itu ke saku kanan celana yang dipakai Hasan. “Ingat, Papa dan Mama tidak boleh tahu rencana ini!” (hlm. 346).

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    siip kang WKF…saya rencananya akan mengangkat menjadi 7 tulisan he..he… yang endrosment kalau buku ini cocok untuk pendidik..itu mau kubahas :D

    [Reply]

    wongkamfung Reply:

    +1000 ;-)

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    he..he…. jadi sesion 7 kayak Cinta Fitri

  • phenyukerooo says:

    waw ada buku WMM 2!
    mau mau mau >.<

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    bukunya bagus, aku baru baca depannya saja sudah terkagum2 keren deh WMM mah…. Kalau ASB capeek deh…

    [Reply]

  • asepsaiba says:

    Wah, Kang Guru kok mirip2 saya waktu jaman SMA dulu ya… NOngkrong di gra***ia cuma buat baca2 gratisan.. hehehe…

    Gara2 novel ini, saya jadi rasayanya nggak keren lagi memakai akronim nama saya (Asep Saiful Bahri)… Huh!

    [Reply]

    asepsaiba Reply:

    Awas..! Nanti aku mau bikin review-nya juga ah.. *Nyari waktu luang buat ‘nongkrong’ di gr****ia… :D

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    waduuh..iya ya sama ASB dengan inisial namamu….he..he..

    [Reply]

  • utami utar says:

    setuju

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    setuju….gak ada yang spesial…

    [Reply]

  • Lidya says:

    saya malah baru tau ada novel itu :)

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    he..he… lebih baik gak tahu mbak he..he..

    [Reply]

  • bmb_TKJ says:

    artikel yang menarik mas :)

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    thanks yaa….. :D

    [Reply]

  • jasmine says:

    covernya sih bagus yah, pak. tp emang pas buku ini dibahas di stasiun televisi, rasanya ga tertarik aja gt. hehehe

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    cover bagus tapi tidak dengan isi…. he..he…

    [Reply]

  • sunflower says:

    tadinya pengen beli pas liat di ulas di salah satu setasiun tv.. tp abis baca tulisan ini jadi males beli.. :-D nice review.. tp kalu ada yg gratis ntar saya mau jg ngintip baca.. :-D

    [Reply]

    Erfano Nalakiano Reply:

    baca saja mbak di toko buku he..he… Mending beli novel yang kaya pesan moral mbak… ASB terlalu biasa untuk dimiliki.,… :D

    Sudah lama nih mbak baru nongol dirimu! :D

    [Reply]

  • Endes Niagara Adnan Pasaribu says:

    lebih asyik membaca “berjuta bintang di langit sekolahku :)”

    [Reply]

  • julie says:

    belom baca jadi gak tau spesial apa gak
    tapi gak pengen baca sih kalo nyeritain ical

    [Reply]

  • depz says:

    d TLku malah ngga pernah kedenger novel ini
    hehe

    [Reply]

  • D. Setiawan says:

    Pertama kali waktu liat novel ini serasa ada yang aneh, belum tau apa. Lama-lama diliat baru ketauan, kok ada gambar Monas disampulnya? Padahal katanya ceritanya taun 50-an. Emangnya Monas udah ada taun segitu?

    Ngintip di Wikipedia ternyata Monas dibangun taun 1961 dan baru kelar taun 1975.

    http://id.wikipedia.org/wiki/Monumen_Nasional

    Wkwkwkwk… Gemblung, tobat biyuuung…
    Yang bikin covernya terlalu liar imajinasinya, yang nerbitin gak tau sejarah.

    [Reply]

  • Nchie says:

    Aku ga terlalu suka baca Novel sih..
    jadi biasa aja..
    Malah lebih tertarik baca dan beli buku wirausaha mudan dan mandiri..

    [Reply]

  • adhiyasalim says:

    buku wira usaha mandirinya boleh juga tuh hehehehe….

    [Reply]

  • bayuputraabuna says:

    padahal aku mau beli tuh novel tapi setelah membaca postingan ini jd ngga kepengen lagi.. makasih mas infonya… salam kenal ya pak guru main-main ke blog saya, saya juga calon guru..hee

    [Reply]

  • kunjungan sob ..
    salam sukses selalu ..:)

    [Reply]

  • Sy penjual buku online. Awalnya sy juga agak tertarik utk mengiklankannya di toko saya. Tp begitu tahu itu ttg kisah Abu Rizal Bakrie, niat sy itu langsung kendur dan tdk jadi utk mengiklankannya. Tp kalo ada yg nyari dan mau beli, ttp saja sy akan menyediakannya :)

    [Reply]

  • Pembaca says:

    terima kasih atas informasinya tentang novel ASB karya bang Akmal. ya, ya. saya bisa mengerti.

    [Reply]

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags:' <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Copyright © 2009-2012 Seru Jadi Guru All rights reserved.
Desk Mess Mirrored v1.5.1 theme from BuyNowShop.com.