Serdadu Kumbang: Satu Kata “Amazing!!!”
Bagi saya Serdadu Kumbang adalah film terbaik Ari Sihasale (Erfano Nalakiano//guru dan pengamat film)
Serdadu Kumbang
Setelah Film The Mirror Never Lies dan Batas. Akhirnya tibalah Film Serdadu Kumbang yang sudah rilis di bioskop-bioskop tanah air 16 Juni kemarin. Film kelima buatan Alenia (PH milik Ale Sihasale dan Nia Zulkarnaen) ini nyatanya bukan menyoal masalah anak-anak saja namun pendidikan negeri ini yang masih carut marut!
Film dibuka dengan derap langkah kaki kuda khas Nusa Tenggara. Lalu dibuka dengan adegan pembelajaran di bawah pohon! Pertama melihat saya langsung terpukau, pemandangan Rinjani dan cerita Tambora melintas begitu sempurna! Merangkak ke cerita saya makin terpukau! Konflik demi konflik tersaji begitu apik!
Amek salah satu murid yang tak lulus ujian bingung dalam menentukan cita-citanya. Ketika teman-temannya sibuk menuliskan cita-cita. Untuk kemduian dimasukkan di botol dan digantung di pohon. Amek hanya terpaku, ia bingung cita-cita seperti apa yang sesuai untuknya…
Dilema Amek tak sampai di situ kerinduan akan ayah. Akan kepulangannya membuat dia mencari beragam cara untuk dapat mendengar kabar sang ayah yang konon menjadi TKI di Malaysia. Yang dinanti kembali, sang ayah pulang dengan membawa kejutan bahagia! Tapi bahagia bukanlah hal yang abadi. Amek harus menemui duka! Ternyata konflik belum berakhir…..
Film berdurasi 105 menit ini mampu mencampur adukkan emosi penonton. Belum lepas akan keriangan anak-anak saat bermain, mata harus berkaca-kaca saat Amek harus melepas kuda kesayangannya. Atau saat tahu Kakaknya Minun telah tiada….
Sindiran demi sindiran di Serdadu Kumbang pun rasanya begitu pas! Sistem kelulusan yang dibuat pemerintah tersindir begitu apik! Ditambah akting para pemain yang luar biasa! Titi Sjuman, Ririn Ekawati, Putu Wijaya, Lukman Sardi bahkan pemain baru Yudi Miftahudin mampu memukau hati penonton!
Soal panorama, jangan tanya! Ciri khas Ari Sihasale tercium begitu pekat di Serdadu Kumbang. Mungkin bedanya dengan film-film terdahulu, di Serdadu Kumbang Ari begitu mengalir tanpa harus kehilangan ciri khasnya dalam mensingkronkan pada alur cerita! Hal lain musik yang mengiringi film ini terdengar begitu manis. Suara Ipang yang menyanyikan lagu Serdadu Kumbang masuk memperkuat cerita.
Banyak hak yang dapat diambil dari film ini. Soal carut marut pendidikan negeri ini pasti! Masalah ujian kelulusan yang menyisakan begitu banyak masalah. Tentang pendidikan karakter. Juga tentang konvensionalnya cara mengajar yang masih menggunakan kekerasan. Serdadu Kumbang juga mengajarkan bagaimana interaksi anak dan orang tua. Hubungan saudara kandung antara Amek dan Minun. Indahnya pertemanan meski salah satu teman kita memiliki fisik yang tak sempurna. Semua ada!
Soal pengetahuan umum jangan salah! Terselip begitu rapi! Penjelasan tentang meletusnya Gunung Tambora. Tentang matematika. Tentang agama! Mampu memikat tanpa harus terikat. Jangan berpikir Serdadu Kumbang film yang begitu rumit. Tidak! Bahkan banyak penonton anak-anak pun tertawa dan ikut sedih. Karena menonton Serdadu Kumbang mengingatkan saya dalam menonton Laskar Pelangi.
Untuk semua orang wajib tonton film ini! Apalagi liburan sekolah! Banyak pelajaran yang bisa diambil. Bukan hanya anak-anak namun orang dewasa juga. Bagi saya ini adalah film terbaik Ari Sihasale. Jika FFI diselenggarakan bulan-bulan ini kemungkinan Serdadu Kumbang dapat meraih predikat Film Terbaik. bagi saya satu kata untuk Serdadu Kumbang “Amazing!!!”




waaah lg di kick andy neh hehe… pas bgt pak guru
[Reply]
wah saya gak tahu…tp sy nonton skrg!!!
[Reply]
abis nontont kick andy ya pak guru hehe..
[Reply]
Erfano Nalakiano Reply:
Juni 17th, 2011 at 23:37
iya habis nonton tapi saya sudah nonton film ini kemarin pas premiernya…mantap, Za!
[Reply]
kapan saya bisa nonton ya…
[Reply]
wahh sepertinya seru juga.. di tengah2 menghilangnya film2 blockbuster
[Reply]
Wah….baru baca beritanya saja sudah ingin nonton. Top….top, Pak!
[Reply]
Film2 beliau memang keren semua
Mengangkat tema2 penting
[Reply]
saya telat nih
Salam sejaterah dan adem ayem
[Reply]
keren tapi kalau sama sang pemimpi Yuza lebih suka sang pemimpi hehehe
[Reply]
waduh, makin penasaran sama filmnya,
film yg ginian ni yang saya suka…
[Reply]
semoga bagus ya filmnya, belum nonton nih
[Reply]
^salam manusia bumi^
^reviewnya bagus sekali. tapi sayang jenis film ini tidak aku suka^
^aku pernah nonton film Indonesia yang seperti ini. filmnya bagus. saking bagusnya aku sampai tertidur, hehehe
^
^salam kenal^
[Reply]
nanti klo ada disini,, saya tonton deh
kayaknya seru
[Reply]
wedew mantab jadi pengen nonton filmnya
[Reply]
aku belum nonton, dan semua film2 alenia emang keren!
alenia bikin film temanya keren2 ya pak
[Reply]
wah aku belum nonton nih, makasih infonya. Metk kenal, baru pertama kali berkunjung ni
[Reply]
nontonnya dimana ya ??
*pentung
[Reply]
akhirnya kemaren dah nonton sama ruanghati dan abang pas setelah 1 hari setelah nonton kick andy hehe…. keren eksotis banget
[Reply]
saya belum nonton
tks referensinya
[Reply]
Sudah dua blog yang kubaca mereview film ini, aku sama sekar jadi pingin nonton, masih lama kan masa tayangnya?
[Reply]
Amazing ! ! !
[Reply]
Yap, sudah banyak sekali teman saya yang bilang pilem ini bagus.
Dan saya belum menontonnya.
[Reply]
update dong pak
[Reply]
wahhh saya belum nonton, hehe, jadi pengen
makasih review nya
[Reply]
gk nyangka pasangan selebriti ini concern sama kemajuan indonesia bgt
best regards
HAN
http://mhprihantoro.blogdetik.com/
http://mhprihantoro.blogdetik.com/analisa-saham-versi-saya/
[Reply]
Belum nonton…tengktu rekomendasinya, Erfan
[Reply]