pc160603

1st

Di kelas ada 24 anak-anakku memiliki karakter yang berbeda-beda. Jika freeplay tiba-tiba, anak-anak yang cenderung kinestetik akan bermain di luar. Sebagian lagi memilih di kelas mengambil buku di perpustakaan kelas dan membaca. Sebagian lagi pergi ke perpustakaan sekolah. Sebagian anak-anak bermain kumbang atau mencari belalang!

Di saat bermain, sebagai guru kadang aku ikut nimbrung. Niatnya tak hanya bersenang-senang dengan anak, namun turut mengawasi juga. Apalagi jika anak-anak bermain di area panjat-memanjat. Rasa khawatir ada namun biarkan anak-anak belajar melakukan. Biarkan mereka berekspresi tanpa ada kata “Jangan atau Awass!”. Biarkan mereka melakukan dengan bebas.

Terjatuh dari tangga atau terpeleset adalah hal yang beberapa kali terjadi. Sebagai guru tindakan selanjutnya adalah membawa ke kelas dan mengobati jika ada luka. Lalu membolehkan mereka untuk istirahat dan tak ada kata “Besok jangan bermain di situ lagi!” Anak-anak akan mengerti dan pasti belajar dari apa yang telah mereka lakukan. Esoknya mereka pun akan tahu dan belajar banyak dari apa yang telah mereka alami sebelumnya.

***

2nd

Karakter anak-anak terbentuk dari lingkungan dan bagaimana orang tua mereka mengajari. Anak-anak yang manja terbentuk dari keluarga yang meluluskan segala keinginan anak-anak. Sedangkan anak-anak mandiri terbentuk dari keluarga yang bisa membedakan mana keinginan dan kebutuhan anak mereka.

Terus terang sekolahku didominasi oleh kalangan atas. Namun di kelas anak-anak diajarkan untuk melakukan segala kegiatan dengan mandiri. Merapikan sendal sendiri, merapikan mukena dan sajadah sendiri, bahkan mencuci piring usai makan siang. Pembiasaan itu membuat anak-anak terbiasa hingga terbawa ke rumah. Meskipun masih ada yang minta dibantu oleh mbak/bibinya.

***

Membaca Senandung Cinta Dari Rumah Kayu rasanya tak berhenti berdecak kagum. Banyak sekali pembelajaran cinta dan pendidikan yang dapat diraih! Yang paling kusuka tentu saja Biarkan Mereka Melakukan Kesalahan (hal 45 ). Di sini berceritalah Kuti dan Dee bagaimana membuat anak-anak bisa mandiri dan bebas berekspresi.

Sebagai guru aku sangat mendukung tulisan ini. Anak-anak juga memiliki masalah dan biarkan mereka menemukan solusi dari masalah mereka sendiri. Tanpa ikut campur orang dewasa. Jika pun ikut andil cukup mengarahkan dan mengawasi. Selebihnya biarkan anak-anak melakukan yang mereka mau tanpa ada pelarangan yang membebani.

Soal mandiri! Tentu saja orang tua berperan besar dari hal ini. Jika pendidik dan orang tua berkerja sama dengan baik niscaya karakter anak akan terbentuk dengan baik pula!

Mendidik anak tentu saja bukan peran orang tua dan guru semata. Namun peran kita bersama termasuk sineas, musisi, produser acara tv, politikus, blogger hingga penulis. Duet Kuti dan Dee telah memberikan nilai pendidikan itu….. Selamat! :)

pb230177

Comments 13 Komentar »

erfan

Mengingat kata kembali. Saya ingat dengan lagunya Anggun yang berjudul Kembali. Di album internasional perdananya itu! Anggun mampu membuktikan siapa sejatinya dia! Penyanyi Asia yang berhasil membelah pasar Eropa dan Asia! Bahkan hingga kini Anggun tercatat satu-satunya penyanyi Indonesia yang berhasil go international!

Kuingin kembali tanpa resah hati dari semua tanya
Tak akan kupendam lagi cinta ini
Dari semua yang menyangka
Biarkan aku kembali tanpa semua sangsi
Yang slalu meraja di relung hati
Lepaskan diriku dari semua duga
Dan biarkan aku terbang ikuti malam dan pagi
Jalan masih jauh yang harus aku tempuh
Dan harus aku coba meraih asa
Cita dan cinta (lepaskanku dari semua duga)
Kuingin kembali tanpa resah hati dari semua tanya
Biarkan aku kembali tanpa semua sangsi
Yang slalu meraja, meraja

Di tengah kondisi yang tak memihak di Januari ini. Saya memilih untuk vakum sejenak dari dunai maya! Meskipun tak sepenuhnya….. Kondisi yang harus membuat saya memiliki skala prioritas. Terlebih untuk masa depan saya!

Vakumnya saya kemarin, karena sebulan terakhir ini fokus pada skripsi yang sempat terlunta dalam 2 tahun. Lama memang namun tak perlulah saya menyesal! Karena jeda tak memikirkan skripsi saya isi dengan terus berkarya termasuk membuat blog ini. Hingga akhirnya keputusan untuk kembali itu datang! Saya kembali fokus dan benar-benar fokus…… Hingga di akhir Januari ini saya lulus dengan nilai terbaik. Skripsi yang terlunta 2 tahun itu terselesaikan dalam waktu 1 bulan (termasuk sidang dan seminar). Menakjubkan!

Setelah proses melelahkan itu, kini saatnyalah saya kembali! Tapi tak hanya penuh ambisi. Saya kemabli membawa misi dan mimpi! Yang berlipat-lipat dari sebelumnya! Yang lebih tinggi dari masanya! Melepaskan diri dari semua duga!

Jika Anggun tampil memukau dengan lagunya Kembali dan mematahkan sangsi yang pernah meraja. Kini itulah yang terjadi pada saya! Kembali….. Tanpa semua sangsi! Yang selalu meraja……

:) Erfano Nalakiano :)


Comments 15 Komentar »

Vakum….

Tapi tak lama

Vakum…

Terkadang harus ada!

Vakum….

Berhenti untuk melangkah lebih tinggi! Sangat tinggi!

Jadi vakum sejenak untuk melangkah berlipat-lipat!

:D

Comments 12 Komentar »

p11508171

Beberapa hari terakhir ini hujan tak terbantahkan, membasahi tanah hingga membuat suasana menggeliat malas. Setiap bangun di saat lonceng berdentang 3 kali, aku mendengar rintik-rintik hujan itu makin menggila. Hingga membuatku terlelap dengan kain yang bertumpuk-tumpuk di tubuhku.

Subuh datang, aku pun menunaikan. Hujan di luar bersisa desisan-desisan gerimis. Aku kembali menarik selimutku, bermalas-malasan sambil menyaksikan berita di televisi. Ketika hujan di luar mulai tak terdengar aku bangkit dan mandi. Setelah semuanya lengkap aku berangkat, dingin menghujam diam-diam.

Hari ini adalah awal anak-anak masuk setelah liburan panjang dan hari ini adalah hari di mana seminar skripsiku diadakan. Hari ini juga wajahku terpampang manis di koran Jurnal Bogor. Hari ini 11 Januari, aku jadi ingat lagunya Gigi.

Mendung menyelimuti, tanah basah, rumput basah, namun hujan menahan dirinya. Berbaik hati membiarkan diriku dan anak-anak untuk ke kelas. Lagu Kembali Ke Sekolah terdengar beriringan membuat semangat kami melaju untuk memulai hari ini.

Sapa menyapa terdengar, pelukan hangat dan senyuman melenggang. Lalu mengalirlah cerita-cerita hangat tentang liburan.

Karena hari pertama. Aku mengisi dengan cerita semasa liburan setiap anak. Lalu masuk ke tema pembelajaran Persahabatan. Anak-anak diminta menggambar sahabatnya! Lalu karya mereka di tempel.

Hingga saat menjelang pulang aku menarik nafas, malam ini aku akan seminar. Meminta doa pada anak-anak agar dilancarkan.

“Teman-teman, malam nanti Pak Erfan mau seminar penelitian. Doakan ya! Semoga lancar dan Pak Erfan bisa menjawab pertanyaan dengan baik dan benar!”

“Oo…Pak Erfan masih kuliah?” tanya Taqy

“Pak Erfan sebenarnya sudah selesai kuliahnya. Sekarang tinggal skripsinya saja!”

“Iya, Pak! Nanti aku doakan…,” ucap Mufid semangat

“Nanti habis sholat aku berdoa untuk Pak Erfan,” ucap Ardi semangat

“Iya…iya…nanti habis sholat kita doakan, pak! Sholat Ashar, Sholat Maghrib! Kita pasti doakan” ucap Sulaiman. Semua anak-anak mengangguk!

Usai berdoa, anak-anak pulang. Mentari mulai menyeruak mengusir mendung perlahan-lahan.

Esoknya…..

Anak-anak mengelilingiku!

“Pak Erfan, gimana kemarin seminarnya?” tanya Ardi

Aku mengangguk! “Alhamdulillah, seminar Pak Erfan lancar!” ucapku

“Iya, pak! Kemarin habis Sholat Maghrib aku doain Pak Erfan!” ucap Mufid

“Iya, pak! Aku juga doain Pak Erfan biar lancar!” balas yang lain.

Aku tersenyum! “Terimakasih teman-teman,” ucapku. Tiba-tiba ada haru yang menyelinap perlahan di hatiku! Anak-anak……

“Jadi Pak Erfan sudah lulus?” tanya Taqy

Aku tersenyum, “Belum, Pak Erfan harus sidang dulu! Ketemu sama dosen-dosen dan ditanya-tanya. Pak Erfan minta doanya lagi ya!” ucapku

Anak-anak mengangguk! “Pasti pak!” ucap mereka mantap! Dan haru itu tiba-tiba menyebar di dadaku! Sangat dalam!

p1130785

Comments 15 Komentar »

talkshow1

Maraknya acara talkshow di Indonesia ada sisi positif ada juga sisi negatifnya. Kalau sisi positifnya acara talkshow yang bermutu dapat menggiring opini publik pada satu hal yang baik. Sedangkan jika acara talkshownya banyak hal-hal yang tak baik yang ditonjolkan, pastinya membuat watak bangsa ini jadi tidak cerdas! Apalagi jika acara talkshow tersebut disukai pemirsa.

Menilik acara talkshow sekarang ini, lumayan menjamur di beberapa stasiun televisi. Nah, Top 5 kali ini akan membahas 5 acara talkshow yang menginspirasi! Mau tahu? Yuk….kita singkap!

1. Kick Andy

Pasti semua setuju jika acara talkshow satu ini menempati posisi pertama. Yap! Kick Andy, yang hadir setiap Jumat malam ini memang menghadirkan talkshow berkelas dan mencerdaskan. Acara yang dipandu oleh Andy F Noya ini selalu menghadirkan episode-episode yang membuat kita berpikir kritis akan terjadinya suatu kasus.

Makanya jangan heran, kalau Kick Andy! mampu meraih banyak penghargaan. Salah satunya Panasonic Awards sebagai acara variety show/talkshow terfavorit.

2. Tupperware She Can!

Bukan bermaksud berpromosi produk ini. Namun begitulah acara ini dinamakan. Nah, sesuai dengan namanya, acara yang digelar setiap Hari Sabtu ini selalu menghadirkan wanita-wanita inspiratif. Acara yang dipandu Shanaz Haque ini mampu menggulirkan air mata saat menyaksikannya. Mampu memberikan motivasi untuk diri kita agar lebih baik lagi dalam menghadapi hidup ini.

Tercatat puluhan wanita pernah menjadi bagian inspirasi di acara ini. Profesinya pun bermacam-macam mulai dari perancang busana, penyanyi, suster, penata rias, penulis hingga sineas. Saat Hari Ibu Tupperware She Can Awards diadakan untuk memberikan penghargaan kepada wanita-wanita hebat tersebut.

3. Apa Kabar Indonesia Malam?

Lugas, tegas dan update adalah ciri khas dari talkshow yang satu ini. Tina Talisa yang didaulat sebagai host mampu memberikan pertanyaan-pertanyaan pedang yang mampu menghunus sumber. Mantap memang!

Di acara ini kasus-kasus yang sedang hangat diangkat, sembari diselingi berita-berita dari segala macam penjuru daerah. Acara yang ditayangkan live dari hari Senin hingga Jumat ini menghadirkan suasana menggemaskan dan menegangkan.

4. Satu Jam Lebih Dekat

Masih dari Tv One, acara talkshow ringan ini membuat kita berdecak kagum. Bagiamana tidak perjalanan hidup seseorang hingga ia berhasil dibuka di sini. Acara yang dipandu oleh Indy Rahmawati ini pernah menghadirkan orang-orang penting di negeri ini, mulai dari Alm. Gusdur hingga Mira Lesmana.

Di acara ini selalu diberikan kejutan-kejutan yang membuat sumber gelagapan hingga menangis. Contohnya saja Mira Lesmana yang tak bisa berkata apa-apa ketika Indra Lesmana adiknya memainkan lagu “Aku Ingin” lewat piano. Saat suara piano mengarah ke lagu “Aku Ingin” Indy menanyakan pada Mira kenangannya akan lagu itu. Mira yang tidak tahu kalau Indra yang memainkan menjelaskan dengan antusias. Namun berhenti seketika saat dia tahu Indra yang memainkannya.

5. Just Alvin!

Masuknya Just Alvin! Ke Top 5 bukan saja keberanian Alvin Adam yang secara blak-blakan membuka tabir selebritis. Namun acara yang satu ini begitu ringan, mengena apalagi terkait dengan perjalanan hidup sang artis. Juga jauh dari gosip seperti infotainment.

Di Just Alvin! artis yang diinterview tak perlu sungkan mengungkapkan apa yang terjadi di dirinya. Kecakapan Alvin Adam dalam memberikan pertanyaan membuat sang artis tak malu-malu. Bahkan beberapa artis diketahui melakukan hal-hal yang selama ini belum diketahui publik. Melihat Just Alvin! acara-acara infotainment rasanya ditelanjangi mentah-mentah.

Ok! Itulah 5 talkshow terinspiratif. Jika kalian tidak setuju dan merekomendasikan acara talkshow yang lain, boleh-boleh saja. Silahkan beri komentarmu!

Comments 14 Komentar »