• 27

    Oct

    PLN, Teruslah Bersih dan Berinovasi

    Semenjak memiliki rumah, listrik adalah salah satu bagian penting dalam kehidupan saya (sebenarnya saat ngekos pun listrik begitu penting). Bayangkan mulai dari peralatan elektronik hingga ketersediaan air ditentukan oleh listrik. Berbeda dengan rumah orang tua di kampung halaman, listrik yang terpasang di rumah saya adalah listrik prabayar. Walhasil, saya harus mampu mengelola penggunaan listrik dan kudu rajin menengok kwh yang tersisa. Permasalahan listrik prabayar ternyata tak hanya soal mengelola penggunaan listrik. Namun ada beberapa peristiwa yang saya temui yakni munculnya tulisan PERIKSA di layar kwh. Apabila sudah tertera kata PERIKSA, saya jadi tidak tahu berapa sisa kwh. Yang lebih mengkhawatirkan, saya tidak dapat melakukan isi ulang jika kwh habis. Otomatis listrik bisa padam
  • 15

    Sep

    Setelah Tantangan ini Selesai?

    Sebenarnya tidak terlalu istimewa bagi saya dapat terus-terusan ngeblog selama satu bulan tanpa henti. Sebab di awal berdirinya blog Seru Jadi Guru ini, tiga bulan pertama saya mampu ngeblog tanpa putus setiap harinya. Bahkan pernah tembus rekor, dalam sehari saya pernah posting 6 tulisan dari pagi hingga menjelang malam. Tapi setelah itu, seiring dengan kesibukan yang makin menjadi-jadi (ini hanya alasan karena bukan kesibukan yang makin menggila tapi rasa malas yang makin meraja). Akhirnya, postingan di blog saya ini tidak setiap hari, seminggu biasanya tiga hingga empat tulisan yang masuk. Makin ke sini, intensitas postingan makin menurun jadi seminggu sekali, makin ke sini lagi makin berkurang. Hingga pernah berbulan-bulan tidak ada tulisan baru. Bukannya tak sempat, namun rasa malas
  • 14

    Sep

    Kerupuk

    Tadi pagi sempat nonton acara berita yang membahas tentang kerupuk. Mulai dari cara membuat, jenis-jenisnya dan asal kerupuk. Tak hanya itu, informasi tentang negara-negara selain Indonesia yang juga memiliki jenis kerupuk juga diinformasikan. Tapi tetap, jenis kerupuk Indonesia yang paling beragam. Dulu, saat saya masih kanak-kanak, kerupuk adalah jenis makanan favorit, selain rasanya yang gurih, harga kerupuk juga murah meriah. Kerupuk yang sering saya santap adalah kerupuk bulat keriting dan kerupuk coklat yang dibuat dari ubi jalar. Biasanya, kerupuk itu dimakan untuk menemani sarapan dan makan siang. Tidak hanya untuk teman makan, kebiasaan kami di kampung, kerupuk disantap sebagai cemilan bersama mentimun. Segar dan berairnya mentimun saat dipadu dengan kerupuk membuat lumer dan nik
  • 13

    Sep

    Jenuh yang Mengkudeta

    Seminggu ini aku lalui hari-hari seperti biasa. Jenuh mengkudeta tak dapat terelakkan (bahasa Vickiisme). Barangkali tak adanya me time membuat aku agak sedikit uring-uringan. Atau juga keadaan yang berulang membuat bosan makin berlipat. Mungkin juga, target pekerjaan yang harus kuselesaikan kurang tepat pada harapan dan keinginan. Bisa jadi jenuh datang karena kejenuhan harus ada, menjadi sebuah penyeimbang kehidupan. Jenuh adalah hal wajar, melakukan hal-hal di kala me time dengan tujuan mengusir kejenuhan nyatanya tak berdampak. Padahal biasanya kegiatan-kegiatan itu adalah sesuatu yang sangat disukai dan hasilnya semangat kembali tumbuh dan utuh. Mungkin sih, kegiatanku saat me time itu-itu saja, padahal kan sederet kegiatan bisa dicoba. Aku merenung, mencari sebab kejenuhan yang munc
  • 12

    Sep

    Mencari Bakat dan Minat Anak

    Seorang teman yang juga blogger hebat, Teh Ani Berta menulis sebuah pertanyaan terkait dengan pengembangan minat dan bakat anak. Pertanyaan yang dilontarkan di facebook itu ternyata berhadiah. Namun, bukan itu yang akhirnya membuat saya ikut berkomentar. Pertanyaan mengenai bakat dan minat anaklah yang menarik perhatian saya. Menelisik bakat anak tidaklah mudah. Ada anak yang sudah terlihat bakatnya sejak masa kanak-kanak, namun ada juga yang bakatnya belum terlihat sama sekali hingga usianya sudah belasan tahun. Sebagai guru, saya, sekolah dan orang tua selalu berkomunikasi terkait perkembangan sang anak. Ada beberapa yang kerap saya lakukan agar minat, bakat sang anak dapat muncul. ~Biarkan anak berekspresi Kadang, kita tak mau repot melihat anak kita melakukan sesuatu. Atau, kadang se
- Next

Author

Follow Me